Minggu, 11 Maret 2012

Kumpulan Hadist Tentang Ilmu

Hadist Ilmu I 

  1. Umar berkata, “Belajarlah ilmu agama yang mendalam sebelum kamu dijadikan pemimpin (HR.Bukhari)
  2.  Abdullah bin Mas’ud berkata, “Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Tidak boleh iri hati kecuali pada dua hal, yaitu seorang laki-laki yang diberi harta oleh Allah lalu harta itu dikuasakan penggunaannya dalam kebenaran, dan seorang laki-laki diberi hikmah oleh Allah di mana ia memutuskan perkara dan mengajar dengannya.
  3. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Apabila ada orang meninggal dunia terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal, yaitu: Sedekah jariyah (yang mengalir), atau ilmu yang bermanfaat, atau anak shaleh yang mendoakan untuknya.” (HR.Muslim)
  4. Demi Allah,jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui dirimu,hal itu jauh lebih baik bagimu dari pada kekeyaan yang sangat berharga.(HR.Bukhari dan Muslim)
  5. Barang siapa yang mengajak orang lain untuk mengikuti petunjuk niscaya akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang mengikutinya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun.(HR.Muslim)
  6. Barang siapa yang mengajak kepada petunjuk maka ia akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang mengikutinya tanpa mengurangi sedikitpun pahala mereka.Barang siapa yang mengajak kepada kesesatan maka ia juga turut berdosa sebagaimana dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun. (HR.Muslim)
Hadist Ilmu II

  1. Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu. (HR. Ath-Thabrani)
  2. Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang ‘abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang. (HR. Abu Dawud )
  3. Barangsiapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga. (HR. Muslim)
  4. Apabila kamu melewati taman-taman surga, minumlah hingga puas. Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud taman-taman surga itu?” Nabi Saw menjawab, “Majelis-majelis taklim.” (HR. Ath-Thabrani)
  5. Barangsiapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka. (HR. Abu Dawud)
  6. Barangsiapa dimintai fatwa sedang dia tidak mengerti maka dosanya adalah atas orang yang memberi fatwa. (HR. Ahmad)
  7. Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan. (Mutafaq’alaih)
  8. Maafkanlah dosa orang yang murah hati, kekeliruan seorang ulama dan tindakan seorang penguasa yang adil. Sesungguhnya Allah Ta’ala membimbing mereka apabila ada yang tergelincir. (HR. Bukhari)
  9. Saling berlakulah jujur dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta. (HR. Abu Na’im)
  10. Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (HR. Ibnu Majah)
  11. Malaikat zabaniah lebih cepat (menyiksa) para Ahli Hukum agama yang fasik dari mereka dari pada orang orang yang menyembah berhala. Maka mereka (para sahabat) berkata:”Di dahlukan kami sebelum orang yang menyembah berhala” Maka dikatakan kepada mereka :Tidakkah orang yang mengetahui itu seperti orang yang tidak mengetahui?”(HR.Thabrani)
  12. Perumpamaan orang orang yang menuntut ilmu kemudian tidak menyebarkan (tidak mengamalkannya) seperti orang menimbunnya (menyimpan) simpanan kemudian tidak membelanjakannya (HR.Thabrani)
  13. Perumpamaan orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia sedang ia melupakan dirinya seperti lampu yang memberikan penerangan kepada manusia sedang ia membakar dirinya.(HR.Thabrani)
  14. Dari Abu Hurairah”Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutup aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba-Nya itu suka menolong saudaranya. Barang siapa menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, pasti Allah memudahkan baginya jalan ke surga. Apabila berkumpul suatu kaum di salah satu masjid untuk membaca Al Qur’an secara bergantian dan mempelajarinya, niscaya mereka akan diliputi sakinah (ketenangan), diliputi rahmat, dan dinaungi malaikat, dan Allah menyebut nama-nama mereka di hadapan makhluk-makhluk lain di sisi-Nya. Barangsiapa yang lambat amalannya, maka tidak akan dipercepat kenaikan derajatnya”. (HR.Muslim)
  15. Wahai Aba Dzar, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah lebih baik bagimu daripada shalat (sunnah) seratus rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, itu lebih baik daripada shalat seribu raka’at. (HR. Ibnu Majah)
Hadist Ilmu IV

  1. Barang siapa Allah menghendaki baik kepadanya, maka ia akan memberikan kepahaman kepadanya di dalam agama.(HR.Bukhari dan Muslim)
  2. Jadilah kamu orang yang mengajar atau belajar atau pendengar atau pecinta (simpatisan) dan jangan menjadi macam orang yang kelima maka kamu akan hancur.(HR.Baihagy)
  3. Siapa yang keluar (pergi) untuk mencari ilmu maka ia (berjalan) di jalan Allah sehingga kembali.(HR.Tirmizy)
  4. Bagi tiap sesuatu ada jalannya dan jalan ke surga adalah ilmu (HR,Dailamy
  5. Dunia itu dilaknati dan dilaknati apa-apa yanga ada di dalamnya kecuali dzikir (ingat) kepada Allah dan apa-apa yang mengikutinya,orang alim dan orang yang belajar.(HR.Tirmidzi)
  6. Sedekah yang paling utama adalah orang islam yang belajar suatu ilmu kemudian ia mengajarkan ilmu itu kepada saudara muslimnya.(HR.Ibnu Majah)
  7. Barang siapa yang menuntut ilmu dari jenis ilmu yang dikehendakinya mencari ridho Allah dan dia tidak mempelajarinya kecuali agar mendapat harta benda dunia maka tidak bakal dia mendapatkan kebaikan surga pada hari kiamat yaitu baunya/keelokannya.(HR.Abu Daud)
  8. Barang siapa menuntut ilmu agar ia dapat bermegah-megahan (sombong) dengan ilmu itu terhadap ulama dan dapat berbantah bantahan dengan ilmu itu terhadap orang orang bodoh dan dapat memalingkan dengan wajah wajah manusia maka Allah memasukkannya ke neraka jahannam.(HR,Ibnu Majah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar